SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi  menyebut, jalan di kawasan permukiman penduduk yang bersifat urgen masih ada yang luput dari pembangunan.

"Itu bisa dilihat khususnya di wilayah Kecamatan MB Ketapang masih menyisakan banyak persoalan," kata Supriadi, Selasa (5/2/2019). 

Supriadi mengakui selama ini pihaknya telah menyuarakan aspirasi dari warga setiap pertemuan dengan Pemkab Kotim. Bahkan menurut penuturan warga, aspirasi itu disampaikan baik melalui reses dan kegiatan musrenbang.

Inilah, kata dia, persoalan dalam sistem perencanaan pembangunan di daerah ini. Ada program  urgen dan mendesak tetapi luput dari realisasi. Bahkan sebaliknya, ada program yang baru bisa terealisasi. 

Menurutnya, masih ada jalan di kawasan pemukim yang belum tersentuh itu, bahkan masih ada jalan dan gang yang setengah-setengah dibangun.

--page

"Khusus di Ketapang memang saya akui gang dan jalan di permukiman masih belum tuntas. Padahal Ketapang ini adalah wajah Kota Sampit. Harusnya pembangunan diutamakan," tandasnya.

Ke depan Supriadi berharap pembangunan jalan pemukiman itu jadi skala prioritas agar jangan sampai bertahun-tahun luput dari program pemerintah. (NACO/B-2)