BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Kalteng Kombes Tommy Wibisono memastikan bahwa seleksi sekolah inspektur polisi sumber sarjana (SIPSS) berjalan transparan.
Pihaknya tetap mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah).
Peserta SIPSS tahun ini diikuti oleh 18 orang perwakilan dari 14 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya laki-laki sisanya perempuan.
Kemudian pada Senin (4/2/2019), mereka sudah mengikuti seleksi awal seperti tes kesehatan, kepribadian, mental dan rekam jejak. Apabila ada di antara peserta pernah dipidana, maka akan gugur.
"Ingat, jangan percaya dengan janji orang yang mengaku bisa meluluskan," pesannya.
--page
“Kami mengibaratkan sebagai aquarium yang dapat dilihat dari semua sisi. Kami menjalankan sesuai prosedur dan profesional. Masuk polisi gratis, tidak bayar," imbuh ketua panitia penerimaan tersebut.
Ia kembali menegaskan bahwa masuk polisi itu gratis. "Bahkan saat tes kesehatan yang seharusnya memerlukan biaya cukup mahal. Kita bersyukur semua gratis karena dibiayai oleh negara," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)








