BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD Kapuas telah melakukan penyuluhan kepada warga melalui siaran radio yang disampaikan oleh dokter spesialis anak Santi Faradilla terkait penyakit demam berdarah dengue pada anak atau dengue haemoragic fever (DHF).
Dalam penyuluhan ini dr Santi menyampaikan beberapa gejala umum yang kerap terjadi jika seseorang anak terkena DHF.
Di antaranya demam tinggi di atas 38 derajat celcius selama 3-5 hari, mengalami sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta nyeri di belakang mata.
"Gejala umum lainnya bisa dialami seperti mual dan muntah, sakit perut dan nyeri ulu hati Kadang disertai ruam darah dan pendarahan," ungkap Santi, Selasa (5/2/2019).
Ia menuturkan jika terjadi gejala di atas pertolongan pertama pada anak dapat dilakukan di rumah apabila dicurigai terkena DHF dapat dilakukan dengan minum air sebanyak mungkin untuk mencegah dehidrasi.
--page
"Karena demam dan muntah yang tinggi dapat mendehidrasi tubuh. Penderita DHF atau DBD harus banyak minum air. Air isotonik juga dapat membantu mengganti cairan dan mineral," ucapnya.
Kemudian berikan obat penghilang rasa sakit dan penurun panas seperti parasetamol. Untuk membantu menurunkan panas dan mengurangi rasa sakit, tapi harus sesuai resep dokter dan aturan pakai serta dapat dilakukan kompres agar panas turun dengan air hangat menggunakan kain disekujur tubuh dan tidak lama di dahi.
"Jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)







