BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Direktur RSUD Kalteng Dr Doris Sylvanus Theodorus Sapta Atmadja menanggapi terkait pengakuan Titi Wati yang sempat tidak bisa Buang Air Besar (BAB) selama delapan hari.
Theodorus menjelaskan, tidak lancarnya BAB tersebut bukanlah hal yang mengkhawatirkan karena perubahan pola makan Titi yang cukup drastis.
"Bukannya tidak lancar, tapi memang karena makanannya hanya bubur dan buah-buahan saja," kata dia, Rabu (6/2/2019).
Tim medis akan selalu rutin melakukan pemeriksaan perkembangan kesehatan Titi Wati di kediamannya.
Sementara itu, Titi mengaku jika pola makannya sangat berubah drastis. Bahkan hanya dua sendok makan bubur saja sudah membuatnya merasa kenyang. (GAZALI/B-11)








