LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Diduga banyak melakukan tindakan indisipliner selama menjabat, Kepala SMKN 1 Belantikan Raya diulusulkan untuk segera diganti. Hal itu seperti diungkapkan Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto, Jumat (8/2/2019).

Riko mengatakan Kepsek SMKN 1 Belatikan Raua diduga telah banyak melakukan tindakan indisipliner.

Karenanya Pemkab Lamandau atas permintaan pihak sekolah secara resmi menyurati Dinas Pendidikan Pemprov Kalteng meminta yang bersangkutan dilakukan evaluasi hingga pergantian jabatan.

“Permintaan pihak sekolah di antaranya dewan guru, komite sekolah dan orangtua siswa, intinya meminta agar yang bersangkutan dengan inisial MBR diganti,” ujarnya. 

Riko menjelaskan permintaan pihak sekolah itu dirinci dengan beberapa pertimbangan, di antaranya yang bersangkutan jarang masuk kerja.

--page

Kemudian penggunaan dana BOS tidak transparan, kebijakan yang dirasa menyalahi aturan, tidak jelasnya beasiswa peserta didik, ketidakpercayaan orangtua siswa terhadap keadaan sekolah.

Selain itu tidak peduli dengan kondisi sekolah dan siswa siswi, Dapodik yang sering terlambat sinkronisasi dan berkurangnya minat orangtua untuk menyekolahkan anaknya di SMKN 1 Belantikan Raya.

“Beberapa poin pertimbangan itu tertera di surat yang sudah kami kirimkan ke Pemprov, karena seperti kita ketahui untuk tingkat SMA sederajat sudah menjadi wewenang Pemprov,” ujarnya.

Riko menyebut masalah ini juga menjadi perhatian penting dan dirasa segera untuk diselesaikan. Pasalnya jika dibiarkan berlarut dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar. 

Riko menjelaskan keluhan sejumlah pihak perihal Kepsek itu juga pernah dibuktikan sendiri saat dirinya melakukan monitoring secara langsung di Kecamatam Belantikan Raya. 

--page

“Selaku pemerintah daerah kami menerima keluhan dari masyrakat dan kita teruskan ke pemerintah provinsi dengan harapan agar dapat segera diambil kebijakkan,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)