SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sarjono menemukan, masih banyak desa di daerah ini yang belum teraliri listrik terutama di sejumlah kecamatan di utara seperti di Tualan Hulu dan Bukit Santuai.

Untuk di Kecamatan Tualan Hulu kata Sarjono hanya tinggal 2 desa yang belum tersentuh listrik. Karena kata dia desa lain sudah masuk belum lama ini. "Jadi tinggal 2 desa saja. Desa lain sudah masuk setelah kita usulkan beberapa waktu lalu," kata Sarjono, Sabtu (9/2/2019).

Menurut Sarjono desa yang banyak belum tersentuh listrik itu ada di Bukit Santuai. Di sana jangankan desa yang ada di pelosok ibu kota kecamatan juga belum masuk listrik hingga saat ini.

"Kalau malam di ibu kota Kecamatan Santuai itu memang gelap gulita saja, itu yang tengah kita usulkan," ungkap politisi partai Golkar tersebut.

Sarjono berharap listrik di sana segera terealisasi. Karena masyarakat sampai saat ini menunggu realisasi listrik tersebut. Dari itu ia mendorong agar perusahaan sekitat maupun pemerintah daerah selalu memikirkannya.

--page

"Kita sudah sampaikan ke masyarakat agar cepat nantinya di mana ada tiang listrik harus dibantu. Jangan minta ganti rugi tanahnya. Mereka sepakat. Kita berharap segera terealisasi," pungkas Sarjono. (NACO/B-5)