BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rencananya akhir tahun 2019 ini RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membangun ruang khusus cuci darah.
Penambahan bangunan baru tersebut anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan tahun 2019.
Bangunan baru tiga lantai tersebut nantinya bakal difungsikan sebagai ruang hemodialisa atau cuci darah, fisioteraphy dan administrasinya.
Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr. Fachrudin, Senin (11/2/2019) menjelaskan saat ini persiapan lelang proyek pembangunan gedung tersebut sudah berjalan.
"Bangunan ini luasnya sekitar 12 x 20 meter yang terdiri dari tiga lantai. Letaknya persis dibelakang Instalasi Gawat Lantai I digunakan untuk ruangan hemodialisa, lantai II untuk fisioteraphy dan lantai III untuk ruangan administrasi," jelas Fachrudin.
--page
Menurutnya, pembangunan ruangan guna melayani pasien hemodialisa sangat diperlukan.
"Ruangan yang ada saat ini sangat terbatas. Ruangan tersebut cuka mampu menampung 5 unit mesin cuci darah
Sedangkan antrean sangat banyak. Untuk itulah kita usulkan agar tahun 2019 ini agar ruang hemodialisa busa dibangun," jelas Fachrudin.
Nantinya, lanjut Fachrudin, dengan adanya ruangan baru tersebut mampu menampung sekitar 20 unit mesin cuci darah.
"Diperkirakan ruangan tersebut bakal rampung sekitar akhir tahun 2019 ini. Sedangkan untuk pengadaan mesin cuci darah, kita bekerja sama dengan pihak ketiga dengan sistem bagi hasil," jelasnya. (KRIDA/B-5)








