BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya masih terbilang aman dari pemesan fiktif melalui jasa layanan Go Food.
Para driver Gojek selalu sukses mengantar makanan sesuai pesanan konsumen. Namun pihak Gojek tetap mewaspadai adanya pemesan fiktif.
"Kita beroperasi di Palangka Raya resminya pada Desember 2018. Sejauh ini cukup bagus, tidak ada pemesan fiktif," kata Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia, Mulawarman usai acara Kopdar Merchant Go Food di Palangka Raya, Kamis (24/2/2019).
Dalam hal antisipasi, pihaknya telah membentuk satuan petugas yang akan mengecek nomor ponsel pemesan.
Sekadar diketahui, dari beberapa layanan Gojek, Go Food paling banyak diminati masyarakat Kota Cantik - sebutan Palangka Raya.
--page
Yakni 80 persen. Sisanya Go Ride (layanan transportasi) 15 persen dan 5 persennya dari Go Send (layanan pengiriman paket). (BUDI YULIANTO/B-6)








