BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sulung milik PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) memanfaatkan penuh hasil dari tandan buah segar (TBS) sawit yang diproduksi.
Salah satunya untuk menyulap limbah sawit menjadi energi listrik yang bisa menghidupkan pabrik pengolah minyak sawit.
Project Controller SSMS Nisi Siahaan mengatakan hampir semua bagian dari buah kelapa sawit dapat termanfaatkan dengan baik, bahkan limbahnya seperti cangkang buah dan fiber dapat digunakan sebagai bahan bakar yang mengaktifkan boiler.
"Boiler menghasilkan steam. Kemudian steam (uap dalam proses perebusan buah) digunakan untuk membangkitkan turbin yang memutar alternator dan menghasilkan listrik," ucap Nisi kepada Borneonews.co.id, Jumat (15/2/2019).
Untuk itulah dalam penggunaan energi listrik, PKS Sulung tidak menggunakan jaringan PLN dan lebih effisien serta ramah terhadap lingkungan dengan pemanfaatan limbah yang optimal.
--page
"Jadi selama pabrik kita jalan, energi listrik dihasilkan dari pembangkit sendiri. Jadi genset hanya digunakan pada saat pabrik mau start dan mau stop atau saat pabrik tidak mengolah," katanya.
Adapun dari pembangkit listrik yang memanfaatkan optimal dari buah sawit tersebut mampu menghasilkan atau memproduksi listrik untuk dua turbin kurang lebih sekitar 2,1 mega watt, sehingga menghidupkan perusahaan. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








