BORNEONEWS, Sampit - Kebutuhan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur (Kotim) dalam sebulan mencapai 600 kantong.
Yang mana semuanya untuk kebutuhan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit. "Dalam sebulan setidaknya kami membutuhkan sebanyak 500 sampai 600 kantong darah, guna memenuhi permintaan dari pasien," ujar Kepala UTD PMI Kotim Dr Yuendri Irawanto, Sabtu (16/2/2019).
Permintaan darah dibagi beberapa macam. Mulai dari permintaan thrombosit concentrate yang diperuntukan untuk pasien terkena demam berdarah, maupun melahirkan namun membutuhkan pendonor, dan sejumlah penyakit lainnya.
"Selain itu, ada juga pasien yang hanya memerlukan pack red cells atau sel darah merah saja," kata Yuendri.
Itu semua mereka siapkan dalam setiap harinya, paling tidak stok yang harus disiapkan sehari untuk thrombosit yakni lima sampai tujuh kantong begitu juga dengan sel darah merah.
--page
Hal tersebut dilakukan sebagai persediaan pihaknya, agar jika ada pasien yang membutuhkan, bisa segera diberikan tanpa harus menunggu pendonor dan pemilihan darah tersebut.
"Jadi kami menyiapkan secukupnya saja, terkecuali pasien membutuhkan banyak bsru kami panggil para pendonor lainnya," ungkap Yuendri. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








