MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Rumah dinas guru di Kabupaten Barito Utara masih banyak yang tidak layak huni, khususnya di wilayah pedesaan. Hal itu menjadi perhatian kalangan DPRD Barito Utara.

Anggota DPRD Barito Utara, Mustafa Joyo Muchtar, mengatakan, berdasar reses di Desa Karamuan, Kecamatan Lahei Barat, banyak rumah dinas guru yang tidak  layak huni.

"Permasalahan seperti ini sebenarya sudah sering kita sampaikan kepada pemkab. Terkait rumah dinas guru hingga fasilitas serta tenaga pendidik yang banyak menumpuk di perkotaan. Namun belum juga ada solusinya," kata Mustafa, Senin (18/2/2019). 

Mustafa pun meminta pemkab melalui Dinas Pendidikan, agar lebih selektif untuk menentukan pembangunan rumah dinas guru yang tidak layak huni.

Sehingga rumah dinas yang akan dibangun bisa ditempati tenaga pendidik yang benar-benar membutuhkan.

--page

"Kami berharap agar sebelum direncanakan, dinas lebih selektif dan meninjau ke lapangan," ucap Mustafa.

Dia menyampaikan, untuk desa terpencil memang seharusnya dilakukan pembangunan rumah dinas guru, agar lebih nyaman bertugas. Hal ini penting untuk memajukan dunia pendidikan.

"Harapan kita jangan sampai nantinya ada tenaga pendidik yang mengontrak atau pun tinggal ikut di tempat orang lain, karena tidak ada rumah dinas," imbuh Mustafa. (RAMADHANI/B-11)