BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Meningkatnya intensitas curah hujan dan meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Kapuas beberapa hari terakhir membuat 7 desa yang ada di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah digenangi banjir.
Adapun ke tujuh desa terdampak bencana banjir itu meliputi Desa Bajuh, Desa Marapit, Desa Pujon, Desa Tapen, Desa Penda Muntei, Desa Kota Baru, dan Desa Kayu Bulan dengan ketinggian air dari 20 cm sampai dengan 100 cm sejak dua hari yang lalu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan, banjir tersebut rata-rata sudah menggenangi jalanan umum yang ada di desa, bahkan ada beberapa rumah warga yang terendam.
"Untuk tertinggi volume airnya ada di Desa Bajuh yang mencapai 100 meter dari permukaan jalan umum dan sudah merendam sebagian rumah sekitar," ungkap Panahatan kepada wartawan, Selasa (19/2/2019).
Lebih lanjut, dia menuturkan khusus untuk di Desa Bajuh, banjir sudah menggenangi sekitar 20 rumah warga setempat. "Jadi ada 20 KK yang terdampak akibat banjir itu," katanya.
--page
Untuk itulah pihaknya terus melakukan pemantauan berkaitan dengan bencana banjir di wilayah hulu Kabupaten Kapuas untuk melakukan penanggulangan nantinya.
"Terus kita pantau dan melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir," jelasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)








