SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saniah dan Novia Hariati merupakan ibu dan anak yang menjadi korban penjambretan di Jalan RA Kartini, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Kami dijambret. Pelakunya kami kejar namun tidak dapat. Makanya kami lapor ke Polres," ucap Saniah saat ditemui Borneonews.co.id, Selasa (19/2/2019).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (18/2/2019) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu perempuan 55 tahun ini sedang dalam perjalanan pulang ke rumah bersama anaknya tersebut.

Rumah korban di Jalan Muara Teweh, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor Jupiter Z dengan nomor polisi KH 2884 FN. Dompet milik korban disimpan di penjempit motor.

Di perempatan lampu merah mereka merasa diikuti oleh seorang pria menggunakan motor Honda Scoopy dengan nomor polisi KH 6740 LT. Kecurigaan mereka benar, saat melintas tepat didepan klinik Muhammadiyah, pria tersebut langsung mengambil dompet korban.

--page

"Kami kejar sampai Jalan Suka Bumi arah pasar keramat. Disitu dia turun dari motor dan kabur. Motor nya aja yang ditinggal," tukas nya.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp5 juta. Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian setempat. Namun menurut informasi yang dihimpun, pelaku sudah dibekuk. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)