BORNEONEWS, Palangka Raya - Kementerian Pertahanan wilayah Provinsi Kalteng bergandengan tangan dengan Korem 102/Pjg dan Pemerintah Provinsi Kalteng dalam bidang pertahanan.
Ini dibuktikan dengan digelarnya rapat kerja penataan wilayah pertahanan di Kalteng, Rabu (20/2/2019). Rapat tersebut berlangsung di Aula Dinas PUPR Kalteng.
"Masalah pertahanan tata ruang ini harus ada keselarasan baik yang dicanangkan pemerintah daerah, Korem maupun Kemhan," kata Plt Kepala Kantor Wilayah Kemhan Kalteng, Kolonel Inf Hartomo.
"Karena bagiamanapun, tata ruang ini harus disusun mengingat setiap tahun ada perubahan. Sehingga ada keselarasan dan tidak merugikan satu pihak," ungkapnya.
Dalam rapat kerja itu, masing-masing instansi memaparkan kebijakan tata ruang pertahanan di provinsi setempat.
--page
"Dari apa yang telah disampaikan, saya melihat sudah ada keselarasan. Hanya secara rinci memang perlu ditata agar tidak terjadi tumpang tindih," tuturnya.
Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai yakni ancaman militer maupun non militer. Baik itu maraknya penyalahgunaan narkoba, ancaman terorisme maupun radikalisme.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalteng, Shalahuddin mengatakan, sudah melakukan pemetaan bidang tersebut. Hanya saja perlu dibahas lebih lanjut. (BUDI YULIANTO/B-5)








