BORNEONEWS, Muara Teweh- Tingginya harga gas elpiji 3 kilogram di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, disebabkan minimnya pasokan dari distributor.
Alasan inilah yang dijadikan dalih para pedagang untuk menaikkan harga gas bersubsidi tersebut hingga mencapai Rp35 ribu hingga Rp55 ribu.
Pedagang di Kota Muara Teweh, Maya, mengatakan bahwa para pedagang kini dibatasi untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg. Sebelumnya, para pedagang biasanya mendapatkan 20 hingga 15 tabung dari distributor. Namun saat ini hanya mendapatkan 4 tabung.
"Bagi pedagang seperti kami, distributor biasanya memberikan jatah tabung sebanyak 15- 20 tabung. Namun belakangan ini hanya diberikan 4 tabung," ungkapnya, Kamis (21/2/2019).
Selain jatah yang berkurang, harga dari distributor juga sudah tinggi yakni mencapai Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per tabung. Sehingga para pedagang terpaksa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi lagi.
--page
"Kami terpaksa menjual dengan harga yang tinggi karena dari distributor harganya sudah tinggi dan sedikitnya jatah bagi para pedagang," ucapnya.
Dia mengatakan, bila distribusi kepada para pedagang seperti biasanya, dan harga cukup rendah tidak mungkin mereka menjual dengan harga tinggi. (RAMADANI/B-3)








