BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kota Sampit dalam sehari menghasilkan 80 ton sampah. Baik yang dibuang ke depo atau tempat pembuangan sementara (TPS).
"Ada 80 ton sampah setiap harinya kami angkut," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotim, Sanggul Lumban Gaol, Kamis (21/2/2019).
Sampah sebanyak itu dipilah di depo. Untuk sampah yang bisa dimanfaatkan dan bisa dijadikan kerajinan, ditinggal di depo. Sedangkan sisanya dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA), Jalan Jenderal Sudirman, Km 14 Sampit.
"Sampah tersebut akan dipilah di depo. Sebagian dibuang ke TPA," kata Sanggul.
Keberadaan depo sampah membuat volume sampah di perkotaan meningkat. Tidak sedikit masyarakat yang langsung membuang ke tiga depo.
Meskipun begitu, di beberapa titik juga masih ada tumpukan sampah yang dibuang sembarangan. Petugas kebersihan pun terpaksa ekstra kerja keras.
"Masih ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Ini harus diubah. Kami berharap, warga sadar terhadap pentingnya kebersihan," pesan Sanggul. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








