BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2019 di Barito Selatan telah disalurkan ke masing-masing Kecamatan.

Kabid Perlindungan, Rehabilitasi dan Jaminan Sosial pada kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Barsel, Zannatun Ni’mah mengatakan, PKH untuk tahap pertama telah disalurkan ke enam kecamatan. 

“PKH  untuk tahap pertama telah kita salurkan di enam kecamatan yang ada di Barito Selatan,” kata Zannatun Ni’mah kepada Borneonews, Jumat (22/2/2019).

Ia membeberkan, untuk Kecamatan Jenamas telah disalurkan pada 12 Februari 2019, dengan jumlah 110 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total anggaran sebesar Rp127,050 juta. 

Untuk Kecamatan Karau Kuala disalurkan pada 13 Februari dengan jumlah 349 KPM dengan anggaran berjumlah Rp455,2 juta. Kecamatan Dusun Utara  disalurkan pada 14 Februari dengan jumlah 347 KPM total anggarannya Rp486,475 juta.

--page

Kecamatan Dusun Hilir pada 18 Februari jumlah KPM 328 dengan total anggaran Rp449,975 juta. Gunung Bintang Awai pada 19 Februari dengan jumlah 316 KPM total anggaran Rp432,625 juta.

Dan Kecamatan Dusun Selatan disalurkan pada 20 Februari 2019 dengan jumlah 324 KPM total anggarannya Rp438,925 juta.

“Total anggaran PKH tahap pertama yang telah disalurkan kepada 1.774 keluarga penerima manfaat sebanyak Rp2,390 miliar,” beber dia. 

Menurutnya, warga penerima PKH warga kurang mampu khusus ibu dan anak baik hamil dan menyusui Sedangkan untuk anak diberikan bantuan agar bisa sekolah mulai dari SD hingga SMA.

Ia mengungkapkan, penerima PKH ini selalu dipantau kehadirannya di sekolah maupun puskesmas.

--page

“Jika ditemukan anak tidak masuk sekolah dengan alasan tidak jelas, maka dana yang akan diberikan akan dipotong oleh pemerintah. Demikian pula jika penerima PKH tidak memeriksakan diri ke puskesmas,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-2)