BORNEONEWS, Muara Teweh- Selama pembahasan raperda RPJMD 2018-2023, Fraksi PDIP di DPRD Kabupaten Barito Utara selalu mengingatkan para pemangku kepetingan untuk memperbaki dan melengkapi raperda ini, sehingga benar- benar menjadi produk yang membawa kemajuan daerah.
Juru bicara Fraksi PDIP Henny Rosgiaty Rusli mengatakan, semua pihak mesti bekerja ekstra keras untuk memecahkan berbagai masalah sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.
Semua itu sebagai tantangan besar karena belum rampung ditangani dalam implementasi pembangunan selama periode 2013- 2018.
“Seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembangunan infrasruktur secara merata, efisiensi anggaran, perbaikan pengelolaan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya saat Rapat Paripurna, Jumat (22/2/2019).
Untuk itu, lanjut dia, Fraksi PDIP memberikan beberapa catatan terhadap raperda RPJMD Barito Utara 2018-2023.
--page
Pertama, peningkatan kualitas strategis kebijakan dalam RPJMD untuk memperkuat fundamen sinergitas pendekatan perencanaan secara politis, teknokratis, dan partisipatif.
Kedua, perubahan rasionalitas target pencapaian indokator kinerja utama (IKU) yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Ketiga, dalam RPJMD, pemerintah tetap fokus pada pengurangan angka kemiskinan dan peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.
Keempat, rumuskan visi yang mampu mengundang perhatian dan memotivasi para pelaku pembangunan di Kabupaten Barito Utara.(RAMADANI/B-3)








