SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh, mendesak pemkab berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menangani jalan lingkar yang mengalami kerusakan parah.

Menurutnya, bila tidak segera ditangani, truk akan terus masuk ke dalam kota. Hal itu merugikan pemerintah kabupaten. Pasalnya, jalan dalam kota akan semakin cepat rusak. Selain itu, akan berdampak terhadap anggaran daerah.

"Jalan yang rusak itu sebenarnya tidak panjang," kata Shaleh, Sabtu (23/2/2019).

Menurut dia, jalan yang segera ditangani dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran Balanga hingga ke ujung Jalan MT Haryono Barat. Di situ jalannya mengalami kerusakan terparah. 

Shaleh memaklumi alasan sopir lebih memilih masuk dalam kota. Meski dalam aturan sudah dilarang. Sopir tidak bisa dipaksa lewat jalur lingkar selatan karena memang kondisi jalannya tidak memungkinkan.

--page

"Terkait jalan lingkar selatan itu di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Maka dari itu segera koordinasikan penangannya untuk cepat di atasi," tutup Shaleh. (NACO/B-3)