PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Global Green Growth Institute (GGGI) membeberkan program pertumbuhan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Kalteng, Senin (25/2/2019).

Program pertumbuhan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan itu disampaikan sambil menikmati pemandangan melalui susur sungai.

Sekda Kalteng Fakhrizal Fitri hadir mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Turut hadir perwakilan GGGI Kalteng, Hendrik Segah, Ahli Ekonomi Lingkungan, Maria Ratna Ningsih dan sejumlah pejabat provinsi.

Sekda Kalteng mengatakan, pertumbuhan ekonomi hijau dilakukan tidak hanya mengejar pembangunan, tapi juga memerhatikan sisi lingkungan.

Segala perencanaan juga diupayakan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJMD). 

--page

"Kebijakan dalam RPJMD harus dievaluasi berdasarkan dokumen strategis. Supaya bisa terukur," katanya.

Dia menuturkan, salah satu kegiatan yang dapat dikembangkan adalah food estate.

"Tahap pertama sudah melakukan pengembangan food estate yang sudah terbangun di area pertanian. Itu yang sedang kita coba kembangkan," kata Fakhrizal Fitri.

"Semuanya harus memerhatikan pembangunan berkelanjutan dan memperhatikan sisi lingkungan," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-11)