PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ibu tiga anak bernama Wati (33) harus berjuang menangkap ikan menggunakan alat tradisional berupa hancau. Rutinitas warga Flamboyan bawah, Kota Palangka Raya itu dilakukan setiap pagi hari dan sore.

Seperti yang nampak pada Senin (25/2/2019). Ia bersama rekannya, Loli (34) terlihat beraktivitas di kawasan pelabuhan Flamboyan bawah.

Wati berperan mengangkat, menenggelamkan ke dalam Sungai Kahatan berikut mengangkat hancau lagi dan seterusnya.

Sedangkan Loli berperan mengambil ikan yang diperoleh dalam hancau tersebut. Ikan jenis saluang yang diperoleh itu lalu dimasukan dalam ember.

Setelah terlihat lumayan banyak baru dipindahkan ke tempat yang bagian bawahnya ditenggelamkan ke dalam air.

--page

“Setiap hari ya seperti ini. Mulai pukul 06.00 WIB. Kemudian kembali mulai lagi pukul 15.00 WIB,” kata Wati.

Ia menuturkan, pekerjaan mencari ikan tersebut dilakukan untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ikan yang diperoleh kemudian dijual di pasar dengan harga satu kilogramnya sebesar Rp20 ribu. (BUDI YULIANTO/B-6)