SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Supriadi  mengungkapkan dalam waktu dekat ini akan mengundang seluruh kepala desa di Kotim untuk melaksanakan koordinasi dalam pemerintahan desa. 

Hal itu perlu dilakukan di awal tahun dalam rangka pencegahan penyalahgunaan dana desa. "Nanti rencana kami akan bersama dengan pihak polres dan kejaksaan," kata Supriadi, Senin (25/2/2019)

Menurutnya, kades yang dikumpulkan itu akan dibekali ilmu penggunaan dana desa. Apalagi saat ini para kepala desa masih belum maksimal mengelola keuangan desa. 

Sementara untuk perencanaan pembangunan mereka akan mengundang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Pasalnya perencanaan itu memang perlu dilakukan oleh orang yang memang sudah malang melintang.

Supriadi juga prihatin masih ada desa yang enggan melakukan belanja dana desa. Bahkan hanya digunakan untuk keperluan pembayaran gaji pegawai dan staf pemerintah desa itu saja. 

--page

"Itu tidak boleh berlanjut, pasalnya anggaran yang tidak terserap akan membuat pembangunan jalan di tempat," tukasnya.

Selain itu, kata dia, itu justru bertentangan dengan konsep dana desa yang digunakan untuk percepatan pembangunan desa itu sendiri. "Kami ingin dana desa ini untuk mendongkrak pembangunan desa," pungkasnya. (NACO/B-2)