PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tingkat penganggutan terbuk (TPT) di Kota Palangka Raya relatif tinggi, yakni mencapai 7,26 persen dari jumlah penduduk.

"Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palangka Raya sebesar 7,26 persen merupakan yang tertinggi di Kalimantan Tengah," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Hj Umi Mastikah saat membuka musrenbang Kecamatan Pahandut, Senin (25/2/2019).

Angka ini, menurut dia, lebih tinggi daripada TPT Kalimantan Tengah yang hanya sebesar 4,23 persen.

"TPT yang tinggi ini menggambarkan geliat perekonomian di Kota Palangka Raya," sebutnya.


Wilayah yang maju secara infrastruktur dan ekonomi menurut Umi sudah sewajarnya menjadi tujuan para pencari kerja.

--page

"Secara teknis pengangguran juga dipicu oleh pembahasan status penduduk, dari bukan angkatan kerja menjadi angkatan kerja," jelasnya.


Misalnya, katanya, mahasiswa yang telah lulus, sebagian masih tetap di Palangka Raya untuk mencari kerja.


Ia mengatakan, musrenbang di Kecamatan Pahandut ini merupakan musrenbang kelima yang dilaksanakan selama bulan Februari ini.

Yang pertama dilaksanakan pada tingkat Kecamatan Jekan Raya, kemudian Kecamatan Rakumpit, Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Sebangau, lalu hari ini di Kecamatan Pahandut. (TESTI PRISCILLA/m)