SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta kepada seluruh kepala desa agar tidak hanya menggunakan anggaran dana desa (ADD) sebagai perjalanan dinas dan penggajihan perangkat desa saja, namun harus diperuntukan guna kemajuan desa. 

"Saya tidak ingin lagi mendengar kades yang hanya menggunakan ADD untuk perjalanan dinas dan gajih perangkat desa saja. Namun harus pintar untuk membangun desa," ujar Supian, Selasa (26/2/2019). 

Hal itu diutarakannya karena pada 2018 masih ada desa yang tidak menyerap ADD dengan baik. Bahkan ada yang hanya digunakan untuk membayar gaji pegawai pemerintahan desa saja.

Keadaan tersebut sangat disayangjan, karena ADD diperuntukan untuk membangun desa, bukan didiamkan begitu saja.

"ADD kan disiapkan untuk membangun desa, bukan untuk disimpan. Jadi hal itulah yang harus diperhatikan kepala desa di Kotim ini," katanya. 

--page

Dia sangat memahami bahwa ada kepala desa yang takut dalam penggunaan dana desa. Namun hal itu bukanlah alasan, karena masih bisa belajar dengan pihak berwenang seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes), kecamatan, dan pihak kejaksaan. 

"Jangan takut salah, namun lebih banyak belajar dan berkonsultasi. Sehingga program ADD bisa berjalan dengan baik," ucapnya. 

Dia berharap agar seluruh kepala desa di daerah ini bisa lebih maksimal dalam bekerja. Lihat infrastruktur apa saja yang perlu dibangun, dan anggarkan secara bertahap nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)