BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, At Prayer menyayangkan adanya pengusaha perhotelan yang tidak memperhatikan dampak limbahnya terhadap lingkungan sekitar.
"Sangat disayangkan ada pengusaha perhotelan yang tidak memperhatikan dampak limbah rumah tangganya terhadap lingkungan," kata Prayer, Rabu (27/2/2019).
Dampak limbah rumah tangga yang ditimbulkannya ini menurut Prayer tentu mengganggu wilayah sekitar.
"Salah satunya adalah bau menyengat yang timbul di seputaran Jalan Tjilik Riwut Km 1 dan Jalan Kinibalu," tambahnya.
Politisi Partai Nasdem ini menyebut pada waktu tertentu, selalu timbul bau menyengat yang menurutnya itu timbul dari limbah.
"Hendaknya pemerintah juga memperhatikan ini. Jika memang terbukti ada kebocoran ya lakukan perbaikan," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








