BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna menciptakan destinasi wisata baru, saat ini ada terobosan unik yang dilakukan Kelurahan Raja, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Pasalnya, masyarakat Kelurahan Raja menginisiasi kegiatan bulanan yang dipusatkan di pinggir Sungai Arut.
"Masyarakat sengaja menginisiasi kegiatan bulanan yang melibatkan pengrajin kuliner tradisional yaitu menikmati kuliner dan sunset serta bejaja wadai. Kegiatan perdana bakal digelar Sabtu 2 Maret 2019," jelas Lurah Raja, Rangga, Rabu (27/2/2019).
Kegiatan ini dipusatkan diperbatasan antara RT 05 dan 06 Kelurahan Raja. "Kegiatannya dilaksanakan dibantaran Sungai Arut. Bagi yang berminat menikmati kegiatan ini bisa mendatangi lokasi kegiatan dengan cara masuk melalui Gang Flamboyan atau Gang Rengas yang berada disamping TK Kodim. Atau bisa juga melalui jalur sungai dari lokasi lain," jelasnya.
Kegiatan ini sengaja digelar masyarakat Kelurahan Raja guna melestarikan kuliner tradisional khas Kobar
--page
"Kegiatan ini dilaksanakan dibantaran sungai karena pelaku usaha yang menjual berbagai kuliner tersebut adalah kaum perempuan yang bermukim di pinggir sungai," imbuhnya.
Hal ini merupakan upaya menciptakan destinasi wisata baru yang akan berdampak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Sekaligus kegiatan ini sebagai langkah kami untuk menggerakan cinta lingkungan. Bentuknya yaitu dengan mengemas kuliner yang dijajakan tanpa menggunakan pembungkus plastik," jelasnya.
Sehingga menurut Rangga dengan meminimalisasi penggunaan plastik sebagai bungkus makanan, selain upaya kampanye pengurangansampah plastik dilingkungan juga agar nuansa tradisionalnya lebih kental.
"Paling tidak ini sebagai obat rindu akan kuliner tradisional yang khas. Tentunya menikmati kuliner tradisional, dipinggir sungai, sambil menikmati sunset atau matahari terbenam bakal menjadi sensasi tersendiri. Jadi silaknan datang ke lokasi kegiatan dan nikmati sensasinya," pungkasnya. (YUDA/B-6)








