BORNEONEWS, Palangka Raya– Pelindung masyarakat (linmas) memiliki peran penting dalam pelaksanaan pemilu. Pemerintah Palangka Raya menganggarkan Rp1,5 miliar untuk mendukung program linmas.
“Alokasi dana yang disediakan untuk linmas ini kurang lebih Rp1,5 miliar,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) Kota Palangka Raya, Jhon Benhur Pangaribuan, Rabu (27/2/2019).
Meski tergolong besar, menurut Benhur anggaran itu masih belum optimal jika dibandingkan dengan jumlah personel linmas yang mencapai 1.788 orang. Menyiasati hal itu, Satpol PP menekan jumlah kegiatan atau pelatihan serta simulasi.
“Pak Wali Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu ada rencana ingin menambah anggaran tersebut. Semoga itu bisa terealisasi,” harapnya.
Dikatakannya, jika nantinya ada tambahan anggaran, Satpol PP dapat membantu menurunkan personel sebagai back up dan terlibat dalam tugas melaksanakan tahapan pemilu.
--page
“Seperti penertiban alat peraga kampanye (APK), tentu memerlukan anggaran untuk personel yang bertugas,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-3)








