KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Luapan air Sungai Katingan hingga saat ini terus bergerak. Selain sejumlah wilayah di Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir luapan Sungai Katingan juga membanjiri sejumlah tempat di Kecamatan Tasik Payawan.

Bahkan  akibat luapan air Sungai Katingan ini menyebabkan warga Desa Talingke terisolasi. Pasalnya, jalan penghubung ke desa ini putus hingga sepanjang lebih dari satu kilometer.

Menurut sejumlah warga Desa Talingke, Rabu (27/2/2019), luapan air Sungai Katingan sejak tiga hari terakhir memutus akses jalan dari dan menuju desa tersebut.

"Sudah tiga hari ini air Sungai Katingan meluap dan merendam jalan desa sepanjang sekitar satu kilometer," kata Atu, warga Desa Talingke.

Menurutnya, ruas jalan menuju Talingke itu sebelumnya memang tidak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun empat dan kendaraan berat lainnya.

--page

Namun saat musim kemarau ruas jalan tersebut bisa dilalui berbagai jenis kendaraan hingga ke permukiman atau kampung.

Akan tetapi pada musim penghujan ruas jalan di desa ini sulit dilewati dan bahkan sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan, seperti sekarang ini ditambah luapan air Sungai Katingan, hingga menenggelamkan sekitar satu kilometer ruas jalan di desa ini.

"Jadi kalau ada warga yang mau bepergian mau ke Petak Bahandang atau ke Kereng Pangi naik fery untuk melewati jalan yang terendam banjir itu, tentu dengan biaya yang tidak sedikit," kata Atu. (ABDUL GOFUR/B-5)