SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Masyarakat Kabupaten Sukamara diajak untuk menjaga lingkungan dengan tidak membiarkan sampah berserakan di lingkungan sekitar.

"Kita, seluruh masyarakat siapapun dia, baik dari generasi muda, dari instansi, tokoh masyarakat mari kita semua agar sampah tidak ada lagi yang berserakan di sekitar lingkungan kita," ajak Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi, Rabu (27/2/2019).

Menurut Ahmadi, kebersihan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan, sampah yang dibiarkan menumpuk dapat menimbulkan berbagai penyakit.

"Derajat kesehatan itu akan dipengaruhi beberapa hal, pertama faktor penyebab penyakit, kedua lingkungan dan ketiga adalah sampah. Oleh karena itu, apabila kita semua ingin sehat, tidak ada penyakit karena sampah seperti DBD yang menyerang kita saat ini, maka jagalah lingkungan," ujar Ahmadi.

Wakil Bupati Sukamara tersebut menambahkan, Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari merupakan salah satu langkah menuju Gerakan Indonesia Bersih (GIB). 

--page

"Melalui gerakan tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian dan lembaga terkait lainnya terus melakukan upaya dan saling bersinergi untuk mengurangi sampah sebesar 30 persen, penanganan sampah sebesar 70 persen pada tahun 2025," kata H Ahmadi. (NORHASANAH/B-2)