BORNEONEWS, Sukamara - Ketua DPRD Kabupaten Sukamara Edy Alrusnadi meminta agar setiap instasi di pemerintahan dapat menyumbang 20 tas purun untuk dibagikan kepada masyarakat.
"Di Sukamara inikan ada 27 dinas, kami minta masing-masing OPD menyumbang 20 tas purunlah untuk dibagikan kepada ibu-ibu yang sedang berbelanja ke pasar," ucap Edy Alrunsnady, Rabu (27/2/2019).
Edy mengharapkan agar tas purun yang akan dibagikan tersebut nantinya dibeli dari hasil kerajinan masyarakat Sukamara, tidak dibeli dari luar wilayah.
"Saya harapkan tas purunnya nanti tidak dibeli dari luar Sukamara, tetapi harus dari wilayah kita karena masih banyak perajin purun sehingga DLH harus inventarisir perajin purun yang ada untuk dipesan," pintanya.
Sebelumnya, Pemkab Sukamara melakukan deklarasi setop penggunaan kantong plastik. Masyarakat disarankan menggunakan tas ranah linkungan atau tas purun.
--page
"Kantong plastik ini bisa diganti dengan tas ramah lingkungan atau tas purun," ujar Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi.
Ahmadi berharap, dengan adanya deklarasi tersebut, perilaku masyarakat yang terbiasa menggunakan kantong paltik untuk membawa barang belanjaan bisa sedikit berkurang dengan beralihnya penggunaan tas purun. "Kita harapkan ini bisa diterapkan masyarakat," tutur H Ahmadi. (NORHASANAH/B-2)








