BORNEONEWS, Palangka Raya – Perkelahian yang terjadi di Stadion Mantikei Palangka Raya pada Rabu (27/2/2019) mengakibatkan satu orang korban luka akibat senjata tajam (sajam).
Kapolsek Pahandut, AKP Sony R. Anugrah melalui Kanit Raskrim, Ipda Rahis, menjelaskan, sebelum perkelahian di Stadion Mantikei, pelaku A dan S yang sudah bersitengang dengan korban Deni karena iri hati tidak dapat dana bantuan pulang. Mereka sudah janjian untuk berkelahi di depan Pos Akidah.
“Dugaannya mereka ini sudah janjian untuk kelahi. Soalnya mereka sudah sempat cekcok korban dapat bantuan untuk pulang kampung, tapi kedua pelaku tidak,” jelas Rahis.
Janjian untuk berkelahi di Pos Akidah saat itu tidak sempat terjadi, lantaran banyak warga yang berusaha melerai kedua pelaku dengan korban.
Saat kondisi sudah mulai tenang, korban bersama 3 temannya sedang duduk santai di sekitaran Stadion Mantikei. Tidak lama kemudian datang kedua pelaku A dan S yang langsung memukul korban.
--page
“Korban saat itu sedang duduk dengan temannya, disamperin A dan S ini. Setelah itu dua pelaku ini langsung memukul korban dan pelaku A langsung mengambil sajam dan membacok korban di kepala dan tangannya,” tambah Rahis.
Melihat korban yang sudah bersimbah darah membuat pelaku A panik dan membuang parang yang dibawanya. A dan S kemudian pergi menuju daerah sekitar Flamboyan untuk melarikan diri.
“Pelaku akan terus kami cari dengan menyisir tempat di sekitar Flamboyan. Dari barang bukti dan oleh TKP yan kami dapat serta keterangan dari para saksi, semoga kedua pelaku ini cepat tertangkap,” pungkasnya. (AGUS/B-2)








