BORNEONEWS, Sukamara - Ada beberapa poin yang harus dipenuhi peserta lomba Desain Batik Sukamara agar bisa ditetapkan sebagai pemenang. Salah satunya, makna desain batik.
"Jadi kita mencoba menggali desainer yang bisa memunculkan batik-batik dengan filosofi menyangkut kehidupan masyarakat Sukamara," kata Ketua Tim Penilai Desain Batik Sukamara, Yan Suharyono, Kamis (28/2/2019).
Selain itu, desain motif batik menggambarkan karakteristik Kabupaten Sukamara, dan artikulasi dari motif bantik juga akan menjadi bahan pertimbangan tim penilai.
"Karakteristik daerah, yang diutamakan adalah dari segitu artikulasi atau makna batik yang didesain peserta," tutur Yan Suharyono.
Yan menegaskan, bahwa batik yang dikirim harus desain asli peserta. Tidak boleh mengambil desain batik dari daerah lainnya dan yang belum pernah dilombakan.
--page
"Desain batik itu tidak boleh mengambil dari daerah lain. Harus asli didesain peserta sendiri," tegas Yan Suharyono. (NORHASANAH/B-11/B-11)








