SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya memacu kepala desa untuk benar-benar menggunakan anggaran dana desa (ADD) dengan tepat sasaran.

Terutama mengutanan pertumbuhan ekonomi desa, karena itu akan berdampak pada kemajuan daerah. 

"Jika perekonomian desa maju tentunya akan berdampak dengan kemajuan daerah," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Jumat (1/3/2019). 

Dia menerangkan ada dua jenis pembangunan di desa. Pertama, pembangunan yang tentunya jika dijalankan dengan benar akan berdampak pada kemajuan ekonomi.

Kedua pembangunan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. 

--page

"Yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah program pembangunan jalan, pasar, jembatan, irigasi dan masih banyak lainnya. Walaupun dampaknya tidak secara langsung didapatkan," katanya. 

Sedangkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pembuatan MCK, kebutuhan air bersih, PAUD, Posyandu, dan lainnya juga bisa menjadi pilihan untuk indeks pembangunan manusia di desa. 

Program tersebut bisa dijalankan secara bertahap sesuai dengan dana yang tersedia disetiap desa.

Hal itulah yang harus dilakukan oleh pemerintahan desa untuk kemajuan ekonomi dan kemajuan masyarakat di desa. 

"Selain itu desa juga harus mengembangkan produk unggulan. Yang tentunya akan menjadi peningkatan tarap hidup masyarakat," terangnya. 

Dengan adanya hal itu, dirinya berharap seluruh kepala desa bisa menjalankan hal tersebut. Sehingga kemajuan daerah ini bisa trus berkembang nantinya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)