BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini permasalahan parkir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menjadi perhatian pemerintah daerah, kkarena masih perlu penataan yang lebih baik lagi ke depannya.
"Masalah parkir memang sudah mulai membaik, namun yang pasti masih perlu ditata lagi ke depannya," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Jumat (1/3/2019).
Hal itu karena hingga saat ini masih ada keluhan dari masyarakat terkait parkir, terutama beberapa titik yang memakai bahu jalan seperti disejumlah pasar dan lainnya.
Selain itu, tarif harga yang belum sesuai dengan peraturan daerah (perda) juga harus diperhatikan, karena hasil itulah yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.
"Jadi secara berlahan kami akan memperbaiki permasalahan tersebut agar semuanya bisa teratasi," katanya.
--page
Saat ini pihaknya juga akan mengevaluasi penerapan elektronik parkir di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit yang dianggap merugikan pedagang. "E-parking juga menjadi perhatian kami, dan akan ada evaluasi," terangnya.
Bahkan dirinya juga berencana akan menambah keberadaa e-parking di Sampit, terutama di setiap pasar yang ada di daerah ini agar semuanya sama tanpa ada yang dirugikan.
"Parkir ini juga salah penumbang pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga harus dikelola dengan baik dan maksimal," ungkapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








