SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kecamatan Parenggean di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masuk wilayah dengan kategori endemis Demam Berdarah Dengue (DBD). 

"Kecamatan Parenggean juga kami tetapkan sebagai daerah endemis DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim, Faisal Novendra Cahyanto, Sabtu (2/3/2019). 

Pasalnya, di sana, sudah ada seorang korban meinggal dunia akibat DBD dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, ada sejumlah titik permukiman padat penduduk di kawasan itu.

Kemudian, kecamatan lainnya yang juga dinyatakan endemis DBD yakni Baamang dan Mentawa Baru Ketapang.  Sebab, dalam tiga tahun terakhir, di dua kecamatan tersebut secara berturut-turut ada kasus DBD.

"Terjadinya endemis karena beberapa faktor. Mulai dari banyaknya permukiman baru yang padat penduduk, dan berubahnya status desa menjadi setengah perkotaan," kata Faisal. 

--page

Permukiman padat penduduk juga bisa menjadi tempat bagi namyuk berkembang biak. Terlebih jika lingkungannya tidak bersih. Seperti banyaknya sampah.

"Jadi lebih baik masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga perkembangbiakan nyamuk bisa teratasi," terang Faisal. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)