BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) serius menyikapi permasalahan stunting atau bertubuh pendek dan pernikahan dini.
Menurut Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, pihaknya telah melalukan intervensi agar terjadi penurunan angka stunting di Bumi Tambun Bungai.
"Kita serius memperhatikan stunting karena anak-anak yang terkena penyakit tersebut tidak hanya bertubuh pendek, namun juga akan memengaruhi pertumbuhan otak," ucap dia, Minggu (3/3/2019).
Selain itu, soal pernihakan dini, Fahrizal menerangkan Pemprov akan melakukan pendekatan kepada masyarakat.
"Kita akan jelaskan kepada orangtua bahwa anak-anak itu harus memperloleh pendidikan yang cukup tinggi agar masa depannya bisa lebih terjamin," lanjutnya.
--page
Fahrizal mengimbau remaja agar menikah pada usia yang ideal saat fisik dan mental sudah siap untuk berkeluarga. (GAZALI/B-5)








