BORNEONEWS, Palangka Raya – Kematangan sensoris sangat berperan dalam memudahkan proses belajar mengajar.
Sebagai aplikasi kerja sama pancaindra untuk membentuk kognitif atau problem solving untuk setiap masalah.
“Belajar adalah aktivitas yang ditunjukan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman,” kata Psikolog Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Ade Dian Komala di Palangka Raya (3/3/2019).
Menurutnya kegiatan belajar melatih diri untuk membentuk asosiasi antara kesan pancaindra dengan tindakan dan tingkah laku.
“Kesiapan belajar itu suatu keadaan dalam diri seseorang yang membuatnya siap merespon secara tepat untuk mencapai pelajaran tertentu,” ucapnya saat memberikan paparan.
--page
Sehingga untuk mendapatkan hasil pembelajaran yang optimal pada anak diperlukan kematangan sensoris anak. (HERMAWAN DP/B-6)








