PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah mengatakan bahwa pengelolaan drainase telah menjadi titik fokus Fairid Naparin dan Umi Mastikah sejak lama. Tepatnya saat mencalonkan diri menjadi wali kota dan wakil wali kota Palangka Raya.

"Kita punya tim kajian dalam penyusunan RPJMD awal dari kepemimpinan kami bersama Bapak Fairid Naparin. Tentu saja ini justru bukan karena baru kali pertama diajukan. Melainkan merupakan tahapan awal yang memang harus dilalui melalui mekanisme," kata Umi Mastikah, Minggu (3/3/2019).

Hal ini, dikatakannya, berkaitan dengan telah diajukannya empat rancangan peraturan daerah (raperda) untuk dibahas lebih lanjut oleh DPRD Kota Palangka Raya.

"Jadi itu sudah lama menjadi titik fokus perhatian kami. Sebelum terjadi banjir kemarinpun memang sudah menjadi salah satu tema yang kita angkat untuk dapat memperbaiki sistem drainase," tegas Umi Martikah.

Selain mengenai sistem pengelolaan drainase, tiga raperda lainnya yang diajukan Pemko Palangka Raya yakni tentang inovasi daerah, tentang retribusi layanan pemakaman dan pengabuan mayat, serta tentang pengelolaan pertamanan Kota Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/B-3)