BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta masyarakat tidak usah menanggapi berita hoax yang disebar di media sosial (medsos). Supaya tidak terjadi perselisihan nantinya.
"Kalau ada berita yang tidak jelas sumbernya dari mana, tidak usah ditanggapi. Agar tidak terjadi perselisihan nantinya," pinta Supian Hadi, Minggu (3/3/2019).
Jika berita yang tidak tahu kebenarannya terus ditanggapi, bahkan justru disebar kembali, bisa berdampak pada keributan. Lebih dari itu, bakal merusak situasi kamtibmas. Padahal berita yang disebarkan tersebut belum tentu benar.
"Jangan sampai masyarakat mau diadu domba hanya karena berita bohong. Sehingga kita harus pintar mencermati informasi yang ada di medsos," kata Supian Hadi.
Bupati menilai, saat ini berita hoax bisa berkembang karena banyak pengguna medsos yang membagikan atau meneruskan kepada temannya sesama pengguna. Hal itu sangat berdampak negatif nantinya.
--page
"Kalau berita yang disebarkan itu benar tidak jadi masalah. Namun kalau bohong maka bisa bermasalah nantinya," tegas dia.
Apalagi saat ini sudah ada beberapa warga yang menyebarkan hoax ditindak oleh aparat kepolisian. Hal itu harus menjadi contoh agar tidak terjadi pada diri sendiri. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








