SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), agar memiliki program unggulan untuk pemberdayaan perempuan di wilayah masing-masing. 

"Khususnya di TP PKK kecamatan, kelurahan, dan desa, harus memiliki program unggulan. Untuk memberdayakan masyarakat ke depannya," kata Supian Hadi, Senin (4/3/2019). 

Pemberdayaan yang dilakukan harus dapat memberikan pembelajaran kepada ibu-ibu di daerah ini. Terutama berkaitan dengan pembinaan rumah tangga.

"Dengan pemberdayaan itu, maka perempuan biss menerapkan di keluarganya, untuk memberikan masukan dan menjaga anaknya dari perilaku negatif," kata Supian. 

Dia menjelaskan, di era melenial seperti saat ini, menumbuh-kembangkan perilaku positif kepada anak sangatlah diperlukan. Karena jika lengah, rawan terpengaruh hal negatif.

"Saya tidak ingin anak-anak terpengaruh budaya barat. Namun harus menumbuhkan perilaku positif sesuai denvan budays bangsa Indonesia," harap Supian. 

Bupati Kotim juga berharap kepada seluruh anggota TP PKK agar lebih giat lagi dalam menjalankan 10 program utama. Demi kemajuan masyarakat di daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)