MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan, program pemerintah dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Barito Utara ada beberapa jenis.

Seperti, program penanganan masalah kemiskinan yaitu program keluarga harapan (PKH) yang mana hal tersebut merupakan program prioritas nasional.

“Program Keluarga Harapan (PKH) ini merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat yang mana Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program tersebut harus memiliki salah satu komponen seperti ibu hamil, anak usia dini, anak usia sekolah SD, SMP, SMA, disabilitas berat dan lanjut usia,” kata bupati Nadalsyah, Selasa (5/3/2019).

PKH di Barito Utara dimulai sejak 2014 dengan kuota yang didapat 2 kecamatan, Teweh Tengah dan Teweh Timur.

“Pada 2015 pengembangan lokasi kecamatan penerima PKH bertambah menjadi 4 kecamatan, Teweh Baru, Teweh Selatan, Montallat dan Gunung Timang,” imbuhnya.

--page

Pada 2016 bertambah lagi 1 kecamatan lagi yaitu Gunung Purei, serta pada tahun 2018 bertambah 2 kecamatan lagi, yaitu Lahei dan Lahei Barat.

“Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) penerima PKH pada 2018 2.580 keluarga penerima manfaat,” kata bupati. (RAMADHANI/B-5)