BORNEONEWS, Muara Teweh - Masalah air bersih di Desa Muara Pari, Kacamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara tampaknya masih menjadi impian belaka. Karena air sungai di desa tersebut dinilai tercemari limbah dari salah satu perusahaan pertambangan, PT Tamtama Perkasa.
Kepala Desa Muara Pari, Mukti Ali menyampaikan, pencemaran sungai telah lama dialami warga Desa Muara Pari. Namun hingga kini PT Tamtama Perkasa dinilai belum melakukan penanganan. Di mana sebelumnya perusahaan ini berjanji melakukan penyelesaian pengadaan sarana air bersih.
Sebenarnya, kata Mukti, pihaknya sudah beberapakali meminta perusahaan segera menyediakan sarana air bersih sesuai kesepakatan.
“Kita sudah beberapa kali menghubungi pihak perusahaan untuk menyelesaikan pengadaan sarana air bersih di Desa Muara Pari, untuk sumurnya sudah siap dan tempat penampungan sudah tersedia, yang belum adalah pipa yang menghubungkan ke rumah-rumah warga,” ujarnya, Selasa (5/3/2019).
Ia menambahkan, sekarang ini memasuki musim hujan dan kemungkinan besar air bersih yang menjadi kebutuhan warga akan sulit didapat, oleh sebab itu ia mendesak kepada perusahaan untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini.
--page
“Saya minta perusahaan secepatnya menyelesaikan masalah ini, agar warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih pada saat musim penghujan,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-5)








