BORNEONEWS, Kasongan - Ruas Jalan Trans Kalimantan antara Kasongan - Kereng Pangi sepanjang sekitar 15 km rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ruas jalan ini banyak lubang menganga di tengah badan jalan dan juga aspal yang mengelupas di bibir kanan kiri badan jalan.
Kemudian banyak tikungan tajam dan sebagian lebar ruas jalan tidak standar. Akibatnya saat ada kendaraan roda empat berpapasan tampak kedua kendaraan saling mengurangi kecepatannya masing-masing.
Bahkan tidak jarang roda sebelah kendaraan yang berpapasan itu sampai keluar dari jalan aspal guna menghindari tabtakan.
Pantauan borneonews.co.id Kamis (7/3/2019) terdapat puluhan lubang menganga di tengah Jalan Trans Kalimantan antara Kasongan - Kereng Pangi itu.
--page
Ada sebagian lubang yang sudah dilakukan penambalan itu, namun tidak sedikit lubang di tengah jalan yang masih belum ditambal oleh pihak terkait.
Banyaknya lubang menganga di tengah Jalan Trans Kalimantan Kasongan - Kereng Pangi itu sudah sering dikeluhkan oleh warga pengguna jalan.
Akan tetapi hingga kini lubang di tengah jalan tersebut masih banyak yang belum ditambal, meski sebagian sudah dilakukan penambalan.
"Kalau korban akibat lubang di tengah jalan antara Kasongan - Kereng Pangi selama ini sudah cukup banyak, baik yang mengalami luka-luka maupun meninggal dunia," kata Imi, warga Kereng Pangi.
Imi mengaku hampir tiap hari ia melewati Jalan Trans Kalimantan Kasongan - Kereng Pangi itu.
--page
"Dari dulu jalan antara Kasongan - Kereng Pangi itu tidak pernah mulus, pasti ada titik saja titik kerusakannya, seperti banyak lubang di tengah jalan saat ini," imbuh Imi. (ABDUL GOFUR/B-5)








