BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Abdul Sahid mengingatkan Pemkab Kotim untuk membehani sektor pariwisata meskipun masa kepemipinan pada saatnya nanti berganti.
Kata dia, jika terputus, maka pengembangan sektor pariwisata ini akan sulit dikembangkan kembali. Makanya sekalipun berganti kepala SOPD yang membidanginya program pembenahan sektor pariwisata harus terus berkelanjutan.
Sahid melihat animo warga Kotim untuk berwisata sangat luar biasa. Itu dibuktikan dengan kunjungan ke lokasi wisata setiap akhir pekan hingga libur lebaran lalu.
Menurutnya, itu merupakan peluang bagi pemerintah daerah untuk memasarkan wisata hingga mendapatna pemasukan berupa pendapatan asli daerah (PAD).
Maka dari itu lanjut Sahid pemerintah daerah dituntut untuk lebih cepat dan cermat dalam mengelola wisata agar nantinya perkembangannya bisa pesat di daerah ini.
--page
"Apalagi selama ini pemerintah terus menggadang-gadangkan Kotim sebagai pusat tujuan wisata," katanya, Jumat (8/3/2019)
Menurut Sahid di Kotim sendiri objek wisata sudah mulai ada yang berkembang seperti halnya wisata pantai Ujung Pandaran, ia berharap potensi wisata di daerah lainpun bisa dimanfaatkan secara maksimal agar bisa menjadi tujuan wisata wisatawan baik itu lokal maupun internasional
Berkaca dari daerah lain yang mengembangkan potensi wisata dari sektor tersebut sangat menjanjikan. Seperti halnya di Bali dan kota wisata yang ada di pulau Jawa harus bisa melihat dan belajar dengan daerah tersebut agar wisata yang dikembangkan mampu menarik minat kunjungan wisatawan.(NACO/B-5)








