NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengingatkan agar suasana kontestasi Pemilu 2019 yang kian hari kian memanas khususnya di media soaial jangan sampai membuat masyarakat Lamandau terbawa suasana. Apalagi sampai turut terlibat menjadi pelaku ujaran kebencian serta penyebaran berita bohong atau hoax. 

Selain itu, Hendra Lesmana berpesan agar dalam menyambut Pemilu 2019 masyarakat di kabupaten Lamandau khususnya yang punya hak pilih untuk dapat menyalurkan hak pilihnya. Hal itu disampaikan Hendra Lesmana saat memberi sambutan pada pembukaan acara Lamandau Bersholawat, Jumat (8/3/2019).

"Saya tidak akan boson-bosannya mengingatkan agar kita sekalian menjadi masyarakat yang dewasa dalam menyikapi tahun politik seperti saat ini. Bisa kita saksikan dan rasakan, di media sosial pembahasan tentang pemilu kian hari kian memanas, kita jangan terjebak, apalagi sampai menjadi pelaku yang turut melakulan ujaran kebencian atau bahkan menjadi penyebar hoax (berita bohong)," katanya. 

Hendra menyebut, jika tidak dewasa dalam menyikapi kondisi yang ada, tidak menutup kemungkinan siapapun yang terseret menjadi bagian dari pelaku ujaran kebencian atau penyebaran hoax, akan berhadapan dengan konsekuensi hukum, yang tentu sangat merugikan. Selain itu, suasana kondusif yang selama ini dinikmati, akan terganggu.

"Bagi yang aktif di medsos, mari jaga tangan kita agar tidak mudah menerima informasi apapun. Jangan asal 'share' berita tanpa kita pastikan terlebih dulu kebenarannya. Ingat, persatuan itu sangat penting, jangan karena politik suasana baik menjadi retak," kata dia. 

--page

Di sisi lain, Hendra Lesmana juga tidak menampik jika di momen pemilu tahun 2019 masyarakat akan dihadapkan dengan persoalan baru yang bagi sebagian orang akan dirasa rumit, itu tidak terlepas dari pemilu yang betul-betul dilakukan secara serentak, sehingga akan ada banyak surat suara yang diterima dan harus dipilih atau dicoblos.

"Namun, sebagai masyarakat yang baik, semuanya harus kita sikapi dengan dewasa. Sikap dewasa itu ditunjukkan dengan kita yang sudah memiliki hak pilih untuk tetap menggunakan hak pilihnya dengan baik. Jangan sampai golput!, satu suara kita akan sangat menentukan masa depan bangsa,"tukas dia. 
(HENDI NURFALAH/m)