BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu provokatif, apalagi pelaksanaan pemilihan umum sudah dekat.
"Belakangan ini menjelang pemilu isu itu kian santer berhembus. Tentunya isu bersinggungan dengan suku, ras dan agama (sara)," kata ketua DPRD Kotim tiga periode tersebut, Sabtu (9/3/2019)
Menurut Jhon, pemilu tinggal beberapa hari lagi tentunya situasi aman dan kondusif itu harus terus dijaga. Maka dari itu, masyarakat jangan mudah terprovokasi atau diprovokasi oleh pihak atau oknum yang tidak bertanggung jawab.
Di situasi seperti sekarang ini, lanjut Jhon, rawan munculnya oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengganggu pelaksanaan demokrasi ini.
"Tugas kita selaku masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah ini agar berjalan aman, damai dan sukses," tegasnya.
--page
Jhon juga menyayangkan belakangan ini tadi sempat ada oknum yang bermain dengan isu sara. Untungnya pihak aparat cepat dalam bertindak sehingga diproses secara hukum berkaitan dengan kecerobohannya di media sosial.
Politisi PDIP Perjuangan tersebut mendukung upaya tindakan tegas aparat kepolisian terhadap oknum yang mengganggu situasi daerah ini dengan memainkan isu provokatif atau isu Smsara yang ingin memecah belahkan masyarakat yang ada di daerah ini
Tentunya itu, kata dia, peringatan bagi pihak yang tidak bertanggung jawab jika berani bertindak macam-macam karena saat ini aparat sendiri terus memantau siapa saja yang berani mengganggu situasi maka sanksi tegas akan diberikan oleh pihak penegak hukum. (NACO/B-2)








