BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah mengingatkan kepada pengusaha kafe terapung harus memperhatikan standar keselamatan pengunjung.
"Kalau khusus di air itu perlu keamanan. Jadi membangun sesuatu itu sesuai standar paling tidak," kata Mukarramah, Sabtu (9/3/2019).
Bagaimana pun sasuai standar keamanan kapal maupun kafe yang ada di atas sungai harus ditegakkan. "Takutnya nanti terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap pengunjung," tegasnya.
Hal ini juga disampaikannya lantaran adanya keluhan masyarakat terkait kerawanan kafe terapung di Wisata Air Hitam, Kereng Bangkirai.
"Karena banyak yang mengeluh soal keamanan maka para pengusaha minta subsidi kepada pemerintah untuk perbaikan. Selama ini hanya menggunakan drum untuk membuat kafe terapung, minta benar-benar dijadikan kapal. Cuma kan dana pemerintah juga terbatas," jelasnya.
--page
Lagipula para pengusaha tentu menarik tarif untuk pengunjung yang datang ke tempat wisata tersebut.
"Pengusaha kan tentu menarik tarif, harusnya bisa membangun fasilitas kafe terapung itu sendiri karena kan sudah ada keuntungannya. Kalau pemerintah ada dana dan anggaran untuk itu bisa saja dibantu, tapi kan tentu ada keterbatasan anggaran juga," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








