KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas menyebut bahwa sejauh ini daerahnya merupakan penghasil padi terbesar ketiga di Kalteng setelah Kapuas dan Pulang Pisau.

"Selama ini Kabupaten Katingan urutan tiga penghasil padi terbesar di Provinsi Kalteng setelah Kapuas dan Pulang Pisau," kata Bupati, Minggu (10/3/2019).

Menurutnya, penghasil padi terbesar di Katingan sejauh ini didominasi oleh Kecamatan Katingan Kuala.

Sedangkan sejumlah kecamatan lainnya sejauh masih belum mampu menyaingi Katingan Kuala terkait hasil produksi gabah tiap musim panen.

"Dari beberapa wilayah kecamatan itu, selama ini memang Katingan Kuala yang menjadi lumbung gabah Kabupaten Katingan," kata Bupati.

--page

Namun sejauh ini akses jalan darat dari Kasongan menuju Katingan Kuala belum bisa ditembus.

Untuk itu pemerintah daerah terus berupaya membuka keterisolasian, terutama bagi warga hilir yang belum tembus jalur darat, yakni Katingan Kuala dan Mendawai.

Selama ini pemerintah sudah membuat badan jalan dari Hampangen menuju Mendawai, namun belum bisa fungsional.

Pemerintah daerah juga berencana membangun jalan darat dari Jahanjang Kecamatan Kamipang menuju dua wilayah kecamatan tersebut.

"Kalau potensi di wilayah hilir Katingan itu luar biasa, terutama hasil-hasil pertanian seperti padi dan perikanan, tapi selama ini kendalanya masalah akses jalan dari Kasongan menuju ke sana yang masih belum tembus," imbuh Bupati. (ABDUL GOFUR/B-5)