BORNEONEWS, Palangka Raya - Aspek Belanja Langsung (BL) pada APBD Kota Palangka Raya seharusnya bisa diarahkan untuk beberapa sektor.
Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor. "Aspek belanja itu dapat diarahkan ke dalam beberapa sektor, seperti perdagangan, hotel, restoran, sektor industri pengolahan, sektor komunikasi, konstruksdi dan jasa-jasa lainnya," kata Sugianor, Minggu (10/3/2019).
Di samping itu, tambah dia, penggunaan belanja bagi Pemerintah Kota Palangka Raya setidaknya harus dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kebutuhan dasar masyarakat.
"Kebutuhan dasar masyarakat itu antara lain pendidikan dan masalah sosial. Hendaknya semua upaya belanja daerah yang dilakukan pihak pemerintah, harus tetap pada koridor pencapaian sasaran pembangunan daerah dan pelaksanaan program daerah, yang tertuang dalam target APBD yang dalam implementasinya harus menyentuh sama rata, baik pembangunan di perkotaan maupun pembangunan daerah pinggiran," tegasnya.
Sugianor berkeyakinan bahwa amanah pelaksanaan keuangan daerah bukan sebatas menilai dan menghitung penggunaan anggaran pembangunan semata.
--page
"Tapi yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana proses telaah dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan itu sendiri," tegasnya.
Sehingga, katanya, penyelenggaraan dan pelaksanaan keuangan sangat penting untuk dimonitoring, diawasi ketat serta harus dikontrol dengan baik. (TESTI PRISCILLA/B-5)








