BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Pemerintah Kota Palangka Raya terus melakukan pembersihan drainase di titik-titik yang dinilai rawan sumbatan aliran air.
Pembersihan ini dilakukan menyusul genangan air yang terus terjadi di Palangka Raya saat hujan dengan intensitas tinggi melada kota dengan julukan ‘Kota Cantik’ ini.
“Pembersihan saluran drainase itu dilakukan oleh puluhan petugas gabungan,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya Albert Tombak, Minggu (10/3/2019).
Salah satunya, lanjut dia, pembersihan yang dilakukan pada Sabtu pagi yang menyasar kawasan Temanggung Tilung. Di sana turun tim gabungan dari petugas Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BNPB, dan Dinas Damkar Kota Palangka Raya.
Ia mengatakan dari pembersihan yang lakukan memang ditemukan banyak sampah dan lumpur di saluran drainase. Bahkan sampah yang dihasilkan mencapai dua truk sampah untuk aliran drainase Jalan Temanggung Tilung.
--page
Dengan melihat kondisi itu, Albert mengimbau agar masyarakat dapat turut bersama-sama menjaga saluran drainase agar tidak mendangkal dan tersumbat akibat sampah.
"Mari kita sama-sama menjaga kebersihan drainase ini. Jangan buang sampah di saluran drainase. Karena kalau turun hujan, bisa menyumbat aliran air, akibatnya ya banjir seperti yang sering terjadi," tutupnya. (HERMAWAN DP/B-5)








